Sejarah Singkat Pondok Kasih

Sejarah Singkat Pondok Kasih

Sejak tahun 1991, kami melihat campur tangan Tuhan dalam pelayanan Yayasan Pondok Kasih (YPK). Meski saat ini Yayasan Pondok Kasih sudah dikenal di seluruh Indonesia, kami memulai pelayanan untuk masyarakat kelas bawah.

Hana Amalia Vandayani, yang disebut juga dengan ‘Mama Hana , pendiri YPK, mulai dengan melayani hanya satu pengemis yang berdiri di depan gerejanya. Merasa ditegur oleh Firman Tuhan, yang memperingatkan bahwa kita akan bertanggung jawab untuk memberitahu orang lain tentang Tuhan, kemudian Mama Hana berteman wanita itu dan membawanya ke dalam gereja. Di dalam gereja, Mama Hana duduk di samping pengemis, dan pekerjaan Tuhan dalam hidup Mama Hana baru saja dimulai. Duduk di sisi lain dari Mama Hana adalah seorang wanita bernama Ibu Ruth yang memberikan Ibu Hana uang untuk menyewa rumah bagi pengemis tersebut. Melihat hal ini, betapa Tuhan peduli terhadap masyarakat miskin, hati Mama Hana berubah dengan keinginan membara untuk membantu orang miskin.

Story1Secara harfiah diterjemahkan, Pondok Kasih berarti House of Love, dan dari rumah pertama yang diberikan untuk wanita pengemis, Pondok Kasih telah memberikan rumah di mana orang-orang yang ditolak oleh masyarakat dapat ikut merasakan penerimaan kasih Tuhan. Atas dasar orang-orang dengan berbagai kebutuhan, kemudian Ibu Hana dengan visi yang diberikan oleh Tuhan untuk membuat rumah bagi orang tua, anak yatim, pemulihan pecandu narkoba, pelacur, dan lain-lain yang dianggap tidak layak dicintai oleh seluruh masyarakat. Tuhan juga membawa banyak orang yang memiliki hati untuk melayani orang-orang ini dalam pelayanan di Yayasan Pondok Kasih.

Selain menyediakan rumah fisik, Pondok Kasih juga menyediakan rumah spiritual bagi orang-orang untuk datang ibadah dan pembinaan mental spiritual bagi kaum prasejahtera, Ibu Hana memulai pertemuan mingguan, di sebuah stadion olahraga yang dikenal sebagai Gelora Pancasila. Setiap minggu, lebih dari 3000 penduduk kawasan kumuh datang ke Gelora untuk melakukan pembinaan dan menerima bantuan sembako.

Yayasan Pondok Kasih kemudian mengembangkan pelayanannya dari panti asuhan, pusat rehabilitasi narkoba, pelatihan dan pendidikan pusat, klinik medis, rumah peristirahatan, filter air untuk keluarga masing-masing di desa-desa kecil, dan banyak program lainnya. Dan bermitra dengan yayasan nasional dan internasional seperti; the Indonesian Relief Fund, Samaritan’s Purse, Children’s Hunger Fund, Woodland Foundation, International Needs, His Mission, Go Hawaii dan masih banyak lagi. Saat ini pelayanan kami telah berkembang dan dapat memberkati lebih dari 150 komunitas kumuh Surabaya, kota dan provinsi di Indonesia.